Sam Smith – Too Good At Goodbyes (lyric translation)

00253668-wl

Oh well, sebenernya ini lagu lama sih. Tapi gw suka aja gitu sama lagunya. Jadi walau mungkin sudah basi gw mau menerjemahkan lirik lagu yang satu ini dan mari kita bedah liriknya.

You must think that I’m stupid (Kamu pasti berpikir kalau aku bodoh)
You must think that I’m a fool (Kamu pasti berpikir kalau aku tolol)
You must think that I’m new to this (Kamu pasti berpikir kalau aku baru dalam hal ini)
But I have seen this all before (Tapi aku sudah pernah melihat ini sebelumnya) -> untuk yang bagian ini gw mengartikan lebih ke aku sudah pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya, tapi kalau berdasarkan lirik artinya lebih ke melihat

Bagian awal ini menceritakan dua orang yang berpacaran. Kenapa dua orang? Because it takes two to tango. Baik lupakan intermezzo barusan. Inti dari bagian pertama ini adalah salah satu pihak (kita sebut saja A) ‘barangkali’ berpikir bahwa pasangannya (untuk selanjutnya kita sebut dia B) itu masih polos ga tau apa – apa soal berpacaran. Sayangnya perkiraan dia salah. Karena B sudah pernah mengalami hal itu sebelumnya.

I’m never gonna let you close to me (Aku tidak akan pernah membiarkan kamu terlalu dekat denganku)
Even though you mean the most to me (Walaupun kamu sangat berarti bagiku)
‘Cause every time I open up, it hurts (Karena setiap kali aku terbuka, itu menyakitkan)
So I’m never gonna get too close to you (Jadi aku tidak akan pernah terlalu dekat denganmu)
Even when I mean the most to you (Meskipun aku yang paling berarti bagimu)
In case you go and leave me in the dirt (Seandainya kamu pergi dan meninggalkanku dalam kotoran)

Bagian ini menceritakan bahwa si pasangan sebenernya ga bego – bego amat. Dia sebenarnya selalu menjaga diri dari hubungan emosional yang terlalu dekat. Jadi walaupun A sangat berarti bagi B dan bahkan walaupun bagi A itu si B sangat berarti, B memilih untuk tidak membiarkan dirinya terlalu dekat dengan A karena kekecewaan itu menyakitkan. Untuk berjaga – jaga siapa tahu suatu saat si B ditinggalkan. 

Menurut gw lirik ini bener banget sih. Terlalu mencintai seseorang adalah kebodohan luar biasa karena perasaan manusia itu berubah. Karena hari ini mungkin kamu adalah orang yang paling berarti untuk pasanganmu, tapi bisa jadi besokannya kamu ga dianggap sama sekali. Dan apabila perasaan cinta kamu terlalu dalam, akan sangat menyakitkan. Jadi lebih baik walau sangat mencintai seseorang, belajarlah untuk menghindari hubungan emosional terlalu dalam.

Sebenarnya gw ga tau sih apakah ini pengaruh umur atau bagaimana, tetapi banyak dari teman gw yang menikah di usia 30 ++, mereka berpikir bahwa pasangan menikah mereka itu bukan seseorang yang harus sangat mereka cintai, tapi lebih kepada seseorang yang ingin mereka ajak untuk sebagai teman hidup bersama. Ga harus sangat dicintai sih, hanya saja selama merasa OK dan cocok, why not. Believe me, banyak sekali yang cerita soal ini ke gw. 

Kalau kata temen gw : Gw rasa di umur gw sekarang gw udah ga mencari orang yang gw cintai sih. Gw sekarang lebih berpikir ingin mencari teman hidup. 

But every time you hurt me, the less that I cry (Tetapi setiap kali kamu melukaiku, semakin sedikit aku menangis)
And every time you leave me, the quicker these tears dry (Dan setiap kali kamu meninggalkanku, makin cepat air mata ini mongering)
And every time you walk out, the less I love you (Dan setiap kali kamu pergi, cintaku semakin berkurang)
Baby, we don’t stand a chance, it’s sad but it’s true (Sayang kita tidak mungkin berhasil, sedih tetapi inilah yang sesungguhnya)

Kalau menurut lagu ini, dalam hubungan ini ternyata si A tu sering banget menyakiti si B. Sampai pada satu titik dimana si B semakin kuat. Apapun yang dilakukan A, hal itu tidak bisa menyakiti si B lagi. Tapi buat si B, dengan semakin kuatnya dia dan makin berkurangnya rasa sakit akibat semua yang dilakukan si A, si B pun berpikir “Oh OK kayaknya udah cukup lah ya. Sedih sih tapi kayaknya ini ga bakal berhasil…” 

I’m way too good at goodbyes (Aku sudah terlalu ahli dalam perpisahan)

Di bagian ini gw mengartikannya tidak sama dengan lirik lagunya sih. Di sini gw lebih berpikir kalau si B itu udah ngerasa hambar dan siap berpisah dengan si A. 

I know you’re thinking I’m heartless (Aku tahu kamu berpikir kalau aku tidak punya hati)
I know you’re thinking I’m cold (Aku tahu kamu berpikir kalau aku dingin)
I’m just protecting my innocence (Aku hanya menjaga kepolosanku)
I’m just protecting my soul (Aku hanya menjaga jiwaku)

Last part, di sini si A berpikir bahwa si B itu not OK. Si A berpikir bahwa B jahat dll tanpa menyadari kalau rasa sakit yang dia berikanlah yang membuat B seperti itu. Bahwa dari semua sikap dan keputusan si B, dia hanya ingin menjaga perasaannya agar tidak terlalu sakit.

Huaaaa~ kelar juga membedah lagu ini. Beberapa hal gw artikan sesuai sudut pandang gw jadi ga berpatokan ke lagunya ya. Btw, kalau ada yang merasa translatean gw salah atau ada sudut pandang berbeda mengenai lagu ini boleh atuh meninggalkan comment di bawah mari kita diskusikan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s