Memilih Cincin

Hari Sabtu minggu lalu sepulangnya dari kantor, ga tau kenapa gw ngebet banget makan Japanese food. Kayaknya gara – gara nonton The Best Food Review di Youtube deh. Dia lagi ngereview soal izakaya di Tokyo, gw jadi kangen. Akhirnya gw mengajak Mr. Y makan di Blok M. Tau dong daerah yang terkenal dengan authentic Japanese food nya.

Tapi blok M bukanya malam sedangkan siang itu kami sudah kelaparan. Akhirnya kami berdua memutuskan untuk makan di Panggang Butet. Nah dari Panggang Butet ini kita berdua bingung mau ke mana dan ngapain. Akhirnya kami memutuskan untuk jalan – jalan di Blok M Square setelah itu ke Blok M Plaza untuk mencari cincin kawin.

Sejak awal cincin kawin yang kami berdua inginkan itu modelnya sama yaitu cincin kawin bulat tanpa tambahan apapun. Buat gw pribadi, model seperti itu lebih eternal. Dan entah kenapa emak gw selalu mewanti – wanti gw dan adek gw untuk mencari cincin yang bulat aja. Di satu sisi buat gw sendiri, gw pengennya yang modelnya kembaran ama Mr. Y. Tapi entah kenapa selama ini gw merasa kalau jari gw tu ga cocok ama cincin yang ga ada berliannya. Apakah karena jari gw bulat – bulat?

Di daerah Blok M Plaza gw ke dua toko doang. Salah satunya toko D. Harganya ga mahal, tapi yang dia buat ga rapi dan banyak guratannya, gw ga suka. Gw merasa terganggu dengan ketidakrapiannya. Akhirnya gw mengajak Mr. Y ke Toko Mas Kaliem yang tersohor di Jakarta sebagai tempat memilih cincin bagi pasangan yang akan menikah. Cincin di sini emang banyak banget pilihannya. Yang melayani kami pun sangat profesional dan kami tanya apapun mereka bisa jawab.

Lumayan lama sih ya kami mencari cincin. Lebih dari satu jam sih yang pasti, mungkin hampir satu setengah jam atau dua jam. Banyak banget pilihan cincin di sana. Bahkan ada warna yang menarik buat gw yaitu warna hitam. Ga pernah gw melihat cincin warna hitam sebelumnya sebagai cincin nikah. Dan awalnya gw ragu mau membeli cincin yang ada berliannya. Di satu sisi kece sih di jari gw, tapi di sisi lain jadi ga kembaran dong dengan Mr. Y. Tapi ternyata setelah memilih sana sini, kami berdua menemukan cincin yang kami berdua sepakati bahwa kami menginginkan cincin itu. Kami berhasil mendapatkan cincin bulat sesuai yang kami berdua inginkan. Entah kenapa cincin itu terlihat bagus di jari gw dan untuk Mr. Y sendiri dia merasa cocok dengan model cincin kami. Benar – benar bulat polos tapi bagus banget di jari kami berdua. Selain itu gw jadi bisa kembaran ama Mr. Y.

Nah persoalan model selesai. Sekarang persoalan warna. Karena cincin kami personalize (disesuaikan ukuran dan modelnya agar bisa kembaran), kami bisa memilih warna dong. Warna yang kami mau adalah perpaduan gold rose dan kuning. Tapi sedihnya, warna itu sudah tidak tersedia. Syedih. Akhirnya dikasih pilihan antara kuning atau gold rose. Sebenarnya yang cocok di jari Mr. Y itu yang warna kuning, sedangkan di jari gw cocoknya warna gold rose. Gw galau apakah mau dibuat beda warnanya gw gold rose dan Mr. Y kuning. Bolak balik mikir akhirnya gw tanya Mr. Y “Gimana kalau aku buat yang gold rose kamu yang kuning?” Tidak berpikir lama Mr. Y menjawab “Kita samain aja pakai warna gold rose.” Sebuah jawaban yang benar – benar ga gw bayangkan sore itu. Dan gw menjalani sore itu dengan senyum di wajah gw karena akhirnya gw bisa kembaran cincin nikah sama Mr. Y.

So apa yang harus diperhatikan sebelum membeli cincin kawin?

Pertama, perhatikan modelnya (ya iyalah).

Kedua, perhatikan tokonya. Gw membeli cincin di sini karena gw percaya dengan hasil yang Kaliem buat. Dan harus gw akui bahwa cincin buatan dia itu modelnya sangat rapi dan karyawannya profesional.

Ketiga, ini penting dan gw ga perhatikan sebelumnya. Ini yang agak gw sesali. Harga cincin di sana itu ada harga mas + harga pembuatan. Nah kalian bisa nego nih di harga pembuatannya. Sayangnya sore itu gw udah penat, gw melupakan hal yang satu ini. Jadi gw udah ga nego lagi di harga pembuatannya.

Keempat, tentu saja kalian bisa membandingkan di beberapa toko. Menurut gw sih better gitu. Gw ama Mr. Y itu sama – sama terlalu malas untuk mutar ke banyak toko dan kepala gw suka pusing kalau nanya kebanyakan. Ini sama seperti saat gw memilih dress. Saat memilih dress, karena terlalu banyak yang gw datangi, akhirnya gw pusing sendiri.

Kelima, jangan pernah menyesal. Walau gw ada sedikit karena lupa nego harga pembuatannya, gw memilih ga mau melirik ke belakang. Buat gw ini adalah cincin nikah gw dan cincin ini sempurna buat gw dan Mr. Y. Itu sudah lebih dari cukup bagi kami berdua.

Happy hunting happy couple 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s