Wisata Kuliner Tanjung Pinang

Udah lewat dua bulan gw baru sempat menuliskan acara jalan – jalan di Tanjung Pinang. Akibatnya sudah banyak yang terlupa. Sayang banget ya 😦 Tapi ada satu hal yang ga akan gw lupakan di Tanjung Pinang yaitu kulinernya.

Gw sendiri sangat merekomendasikan untuk berwisata kuliner di Tanjung Pinang. Makanannya enak dan murah, terutama jika kalian adalah penggemar seafood. Bawa obat kolesterol kalau ke Tanjung Pinang karena tidaklah lengkap mengunjungi kota ini ini apabila tidak membawa ingatan mengenai kulinernya.

Untuk kunjungan ke Tanjung Pinang kali ini, gw berangkat bersama mama dan Mr. Y.

Dimulai dari kedatangan kami di Tanjung Pinang. Walau sudah sarapan pagi seporsi bakwan dan bakso di Bandara Soekarno Hatta, tentu kami tidak boleh melewatkan sarapan pagi di Tanjung Pinang. Kami makan di Kedai Kopi Gembira di Jalan Bakar Batu no 47. Menu Andalan dari mereka adalah gado – gado yang bukan sembarang gado – gado hahaha. Gado – gado di kedai kopi ini ditambahkan mie. Tapi yang menggugah selera gw pagi itu justru bukan gado – gado tapi sop ayamnya. Rasanya super banget. Mereka menggunakan ayam kampung dan rasa mericanya sangat terasa. Gw merekomendasikan tempat ini untuk makan pagi bagi yang mau berkunjung ke Tanjung Pinang.

IMG_20180529_105043.jpgGado – Gado

IMG_20180529_105047.jpgOne of the best chicken soup. Wajib dicoba kalau mampir ke Kedai Kopi Gembira.

Perjalanan dilanjutkan ke mini market dimana kami semua belanja beberapa keperluan sebelum ke Lagoi. Di sini kami membeli makanan kecil dan minuman. Tidak lupa juga popmie. Barang – barang di minimarket banyak terdapat produk Malaysia. Kadang harga tertera beda dengan harga saat di scan. Dan kalau membeli minuman dingin kena charge lagi.

Setelah itu kami lanjutkan perjalanan ke Kampung Nelayan untuk makan nasi lemak dan otak – otak Tanjung Pinang. Berbeda dengan otak – otak pada umumnya, otak – otak di Tanjung Pinang bewarna merah. Menurut gw sih lebih enakan otak – otak Palembang. Tapi bukan berarti kalian ga mencoba otak – otak di sini ya. Wajib dicoba juga karena rasanya juga enak. Tapi favorit gw tentu nasi lemaknya. Sambelnya pas. Belum lagi ada ikan teri, tempe orek, dan bawang goreng. Wangi banget. Gw lupa harga pastinya ya. Seinget gw aja nasi lemaknya seharga sepuluh atau sebelas ribu sedangkan untuk otak – otaknya seharga seribu atau dua ribu rupiah.

IMG_20180529_121549.jpgNasi Lemak

IMG_20180529_121830.jpg
Otak – Otak

IMG_20180529_123649.jpg

IMG_20180529_123632.jpgPemandangan di sekitar warung nasi lemak

IMG_20180529_123656.jpgWarung yang menjual nasi lemak

Kami membungkus nasi lemak dan otak – otak untuk dibawa ke resort karena konon menurut kabar burung yang beredar, makanan di resort mahal. Dan memang benar… (oh masih kuteringat harga nasi uduk yang mencapai ratusan reboooo). Untuk makan malamnya sendiri kami makan nasi lemak, popmie, dan otak – otak. Tapi ya namanya anak muda ya, gw dan Mr. Y akhirnya menuju ke bar nya untuk nongki – nongki dan minum. Sambil ada live musicnya pula. FYI, untuk cocktail harganya standard lho dengan harga bar di Jakarta.

IMG_20180529_210912.jpg

IMG_20180529_210938.jpgmevvah

Di hari kedua akhirnya gw, mama, dan Mr. Y breakfast di resort. Untuk breakfast di resortnya gw bilang standard banget and nothing special ya. Tapi ya mau ga mau di dekat sana cuma ada makanan ini aja. Eh tapi kalau di Lagoi itu ada foodcourt juga dan ada seafood Cui Yong. Bagi yang ga mau makan hotel bisa datang ke dua tempat itu. Tapi kalau gw udahlah makan di resort aja karena dari resort kami ke foodcourt atau restoran Cui Yong jauh banget. Daripada kurus (#ups)…

Nah dari sini kami ke Crystal Bay tapi post soal jalan – jalannya akan gw lewatkan aja ya. Langsung lanjut ke kuliner berikutnya yang sudah dinanti – nanti yaitu seafood. Jadi kami cuma menginap satu hari saja di Lagoi setelah itu kami balik ke Tanjung Pinang. Karena sudah kelaparan, kami menuju ke Sei Ladi tapi tutup dong saudara – saudara karena ownernya lagi pergi. Akhirnya pergilah kami ke rumah makan seafood lainnya tapi ga buka soalnya lagi bulan puasa. Tapi akhirnya kami menemukan satu rumah makan yaitu Tanjung Lanjut. Di sini kami memesan gonggong, kepiting, dan sayur. Ada yang kelewatan sepertinya hahaha. Soalnya seinget gw yang kami pesen itu ada empat apa lima jenis. Tapi ya sudahlah. Tanjung Lanjut ini rasanya enak, harganya murah. Yang paling gw suka sih viewnya. Jadi kayak di pinggir sungai gitu. Gw dan Mr. Y duduk – duduk. Menjulurkan kaki ke sungai. Rasanya bebas. Sampai Mr. Y berkata :

“di sini ada buaya ga ya?”

Lalu kami berdua cepat – cepat tarik kaki ke atas. Sama – sama takut.

Yang special dari Tanjung Lanjut juga adalah cabe ijo sebagai cocolan gonggongnya. Enak banget.

IMG-20180710-WA0059.jpg

Makanan di Tanjung Lanjut

Okeh dari Tanjung Lanjut kami beralih ke hotel. Dari hotel dan beristirahat sejenak, kami melanjutkan perjalanan ke Akau Potong Lembu. Hmmm nama yang menarik. Di Akau Potong Lembu ini gw diingatkan oleh Karta dan Delwin – temen gw – untuk makan Su He Pia alias ikan hiu goreng tepung. Selain itu, kami juga makan kwetiau goreng, bak kut teh babi, sop ayam, gonggong (lebih murah daripada rumah makan seafood tapi gw ga rekomendasikan ya karena yang di rumah makan seafood lebih enak dan lebih fresh), dan oyster omelette (gw ga rekomendasikan juga karena lebih enak makan oyster omellete di Singapore). So far Akau Potong Lembu oke kok. Gw sih rekomendasikan untuk datang dan nongkrong di sini kalau malam.

IMG-20180710-WA0073.jpg

IMG-20180710-WA0053.jpg

IMG-20180710-WA0085.jpg

IMG-20180710-WA0082.jpgMalam di Akau Potong Lembu

Setelah menghabiskan malam di Akau Potong Lembu, kami akhirnya balik ke hotel untuk istirahat. Untuk kemudian besoknya melanjutkan acara makan – makan lagi di Tanjung Pinang.

Keesokan harinya, kami pergi ke Kedai Kopi “Kopi Tiam” di jalan Mawar yang terkenal dengan Yong To Fu nya. Berbeda dengan Yong To Fu yang banyak pilihan, disini kami sudah disajikan satu porsi Yong To Fu tanpa banyak pilihan tapi rasanya zuper zekali. Rasa ikannya berasa banget tapi ga amis. Lalu kuahnya juga jernih, bening, tapi super tasty. Gw suka banget sih jadi kangen makan Yong Tau Fu.

IMG_20180531_094945.jpgYong Tau Fu

Setelah kenyang makan, kami menuju ke pasar untuk membeli ikan teri. Ikan teri di Tanjung Pinang bagus banget dan harganya juga OK. Sudah digoreng untuk dimakan di rumah, rasanya enak banget gw suka.

IMG_20180531_103211.jpgIkan Teri

Setelah dari pasar, kami lanjut ke beberapa tempat yaitu tempat penukaran tiket fery, ke Vihara, ke kelenteng, dan akhirnya kami kembali lagi ke rumah makan Sei Ladi yang untungnya kali ini buka. Tanpa menunggu lama kami memesan kijing, gonggong, asam pedas, kepiting, sayur untuk dimakan berempat. Gila sekarang gw tahu kenapa Sei Ladi sangat direkomendasikan. Rasa seafoodnya enak dan fresh banget. Gw akan kembali ke restoran ini lagi kalo jalan – jalan lagi ke Tanjung Pinang. Dan harganya juga murah padahal ini makan ampe begah banget.

IMG_20180531_134738.jpgIMG-20180710-WA0099.jpgIMG-20180710-WA0092.jpg
Makanan di Sei Ladi. Kijing tu yang bentuknya kerang

Dari Sei Ladi kami ke Vihara lagi. Setelah itu pulanglah kami ke hotel. Walau perut sudah begah, nafsu makan tetap ada. Akhirnya gw dan mama memesan Martabak Manis isi keju dan coklat. Walau bukan martabak yang direkomendasikan temen gw, tapi martabak manis pandan yang gw makan ini sangat enak. Adonan rotinya lembut banget. Tidak lupa juga kami memesan seporsi mie tarempa. Huaaaaa ini mie ternyata enak banget. Walau penampilannya berantakan, tapi rasanya kuat dan enak. Mie nya juga lembur banget. Sayang gw lupa pesan luti gendangnya. Btw kedua makanan ini gw pesan memakai gojek.

IMG_20180531_184815.jpg

Jadi apakah di Tanjung Pinang ada makanan yang nggak enak? Ada. Makanan hotel hahaha. Satu – satunya makanan di TanjugnPinang yang gw rasa ga enak. Tau gitu gw makan Yong Tau Fu lagi.

Kenapa makan makanan hotel? Karena udah mau ngejer fery ke Singapore jadi ya udahlah makan di hotel aja.

So itulah sedikit cerita gw di Tanjung Pinang. Untuk itinerary perjalanan dan review resort akan gw tulis di post lainnya.

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s