Semarang Day 3

Hari ketiga di Semarang, gw tidur ga nyenyak. Barangkali karena makan kekenyangan malam sebelumnya. Akhirnya gw siap – siap untuk pergi ke Bandungan.

Sebelum ke Bandungan, karena Mr. Y mau nyobain lunpia, kami semua pergi ke Lumpia Gang Lombok. Ternyata antriannya masih lama dong. Mau makan di Bakmi Siang Kie (samping lumpia), eh rame, ga dapat duduk. Akhirnya kami pergi makan soto bokoran.

Pagi itu soto bokoran ramai sekali. Sampai perkedel, tempe, sate kerang dll habis padahal kami ke sana jam 8 pagi lho. Akhirnya karena saking ramenya, gw ambil sendiri perkedel dan tempe gorengnya di dapur. Es teh tawar ga kekirim. Es teh manis sampai di meja tapi lama pas makanan udah abis semua. Sate kerang malah udah ga ada sama sekali padahal Mr. Y suka. Di dapur sendiri sate kerang tinggal 3 tusuk dan itu pesanan orang. 4 porsi soto ayam, 1 es teh manis, 1 es teh tawar (ga dateng tapi kebayar ini), 5 tempe, 2 perkedel, kami habis 65ribuan.

Dari soto bokoran, kami lanjut ke Cimory, Semarang. Cukup jauh sih lokasinya dari Semarang. Entah kenapa ya hari itu cuacanya panas sekali. Sampai AC di dalam mobil sudah dinyalakan sampai maksimal pun tetap panas. Awalnya kami mengira kalau ada kesalahan di mobil, tapi ternyata memang karena terik matahari.

20171225_104822

20171225_104819

20171225_104827

20171225_104824

Suasana di Cimory siang itu ramai sekali, tapi kami masih mendapat tempat untuk duduk dan makan di restonya. Kami memesan satu porsi sosis + chicken wings, 1 gelas susu pisang, 1 gelas es teh leci, 1 gelas susu coklat cincau, dan 1 porsi wedang ronde. Rasa makanan tidak terlalu spesial, mahal di pemandangannya saja =P Untung lokasi dari Cimory ini memang enak dengan semilir angin yang cukup adem sehingga kami lumayan senang.

Lanjut dari Cimory, kami ke daerah Bandungan alias daerah puncaknya Semarang. Tepatnya kami ke Susan Spa. Untuk perjalanan ke sana cukup curam jalanannya. Beberapa kali mobil matic kami tidak sanggup naik (yang ternyata bisa setelah dipaksakan).

Untuk berjalan – jalan di area Susan Spa (terutama sampai ke La Kana Chapel) kalian bisa membeli voucher Rp 25.000/ orang yang bisa digunakan untuk membeli makanan atau makan di restoran untuk selanjutnya turun ke bagian bawah. Selain restoran, Susan Spa yang terletak di Bandungan juga menyediakan tempat bermalam dan ada kapel untuk menikah. Selain itu ada juga area bermain bagi anak – anak dan ruang terbuka. Gw suka jalan – jalan di sekitar Susan Spa karena areanya dingin. Semilir anginnya enak sekali dan juga udaranya bersih. Kalau ke Semarang, cobalah berkunjung ke tempat ini.

20171225_13035420171225_13051020171225_13074420171225_13074620171225_13091620171225_13011120171225_13021420171225_13021020171225_13024320171225_13025820171225_13031220171225_12581220171225_12581120171225_12582020171225_12582320171225_12583120171225_13005920171225_12575320171225_12580220171225_125751

Pulang dari Bandungan, malamnya kami pergi makan Sate Babi Kelengan yang terletak di Wotgandul, lebih tepatnya di seberang SMA Kebon Dalem. Sate babi terenak dan termurah yang kami makan. Mr. Y sampai cerah kembali ekspresinya. Tapi emang ni rumah makan makanannya enak banget. Mr. Y bilang lain kali ke Semarang mau ke sini lagi. Kami memesan 1 porsi asem – asem babi, 1 porsi kuah sayur asin, 15 tusuk sate babi, 4 tusuk sate samcan, 2 porsi samcan goreng, 1 porsi empal goreng 2 porsi nasi, 1 gelas teh tawar, dan 2 gelas es teh tawar hanya menghabiskan Rp 165.000 sodara – sodara. Berempat makan sampai kenyang banget. Ini enak banget.

Habis itu kami lanjut lagi makan wedang di dekat Kelengan. Gw memesan wedang angslei yaitu wedang dengan isi ketan, roti, kacang ijo, agar – agar, dll dengan kuah santan, 2 porsi sekoteng, dan 1 porsi wedang kacang ijo. Semuanya habis Rp 34rb (termasuk pesen 1 porsi lagi wedang angslei dibungkus bawa pulang).

20171225_191307

Lanjut lagi malamnya kami makan Ice cream di Mary Anne yang terletak di Hotel Studio, Rinjani. Menawarkan pemandangan rooftop dengan semilir angin yang bagi gw jujur saja sangat membantu menutupi rasa ice creamnya yang tidak enak. Waffle bowl untuk ice cream nya sendiri sangat lembek. Lain kali kalau ke sini mending gw pesan kentang goreng ma teh tawar. Untuk pemandangannya kece lho. Kami memesan 4 rasa ice cream dan 2 waffel bowl menghabiskan Rp 82.800 (yang tak worth it).

20171225_201453

Selanjutnya karena perut sudah tak sanggup menampung lagi, kami pulang dan beristirahat.

Ah~ Our tummy is a blackhole. It have no limit.

Tips and Trick jalan – jalan di Semarang

Gw merekomendasikan traditional dan street food di Semarang karena harganya bersahabat dengan rasa makanan yang enak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s