Jalan – Jalan Jakarta : Monas & Taman Ismail Marzuki

Hari Minggu, 26 November 2017, gw dan Mr. Y memutuskan untuk jalan – jalan di Monas karena bagi gw yang sudah hampir 11 tahun dan Mr. Y yang sudah hampir 5 tahun di Jakarta, kami berdua belum pernah main ke Monas. Kami berdua pengen juga dong jalan – jalan ke monumen paling terkenal di Indonesia ini.

20171126_111246

Jam 11 (karena Mr. Y telat bangun) kami berdua ketemuan di dekat halte busway Monas. Kita berdua gayanya udah kayak turis banget. Jarak antara halte busway dan pintu masuk utamanya lumayan jauh. Tapi kita anggap aja olahraga. Eh ternyata dari pintu masuk utamanya ke Monas nya juga jauh banget. Hahaha. Gapapa ya Mr. Y. Kita kan mau ngurusin badan. Couple who are happy together, get fat together.

20171126_111855

Untuk masuk ke komplek Monas ini free alias tidak dipungut biaya. Tapi untuk masuk ke tugu Monasnya gw kurang tahu karena gw ga sempet masuk kemarin. Antriannya panjang bener. Yang pasti kalau kalian masuk ke dalam Monas, jangan buang tiket masuknya karena bisa digunakan untuk naik mobil wisata di kawasan Monas.

sedikit mengenai Monas :

Monas singkatan dari Monumen Nasional
Tinggi : 132 meter (433 kaki)
Pembangunan dimulai : 17 Agustus 1961
Dibuka untuk umum : 12 Juli 1975
Lokasi : Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat
Jam buka : Setiap hari mulai pukul 08:00 – 15:00. Senin pekan terakhir setiap bulan ditutup untuk umum
Info :
Monas adalah monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. 

20171126_111821

Lokasi Monas itu sangat menyenangkan. Selain bisa datang untuk melihat monumen ini, orang – orang yang datang juga bisa istirahat dan bersantai di sekitar Monas. Daerahnya adem dan banyak pohon – pohon di sekelilingnya. Langit Monas siang itu bersahabat sekali. Sedikit mendung tapi langit tetap berwarna biru. Udaranya juga tidak panas, walau tetap saja kalau jalan dari pintu masuk ke tugu Monas pasti ngos – ngosan.

20171126_111907

20171126_111909

Kira – kira satu jam an kita berdua jalan – jalan di Monas, kita mau ke arah Sarinah naik busway. Sayang di tengah perjalanan hujan turun. Untungnya masih sempat berlari ke halte busway sebelum hujan makin deras. Sampai di halte busway, kita berdua menunggu di antrian busway arah Monas – Ragunan. Tapi ga lama kemudian Mr. Y bilang supaya kami nunggu di sebelah saja. Saat ada busway yang datang kami langsung naik.

Gw : “Bener yang ini busway nya?”
Mr. Y : “Iya, bener. Ini pasti ada lewat Sarinah kok.”
Gw : “Yakin ya?”
Mr. Y : “Iya. Yakin.” sesaat kemudian “Ya kalau salah kita berhenti di pemberhentian berikutnya.”
Gw langsung kasi Mr. Y flat face. Akhirnya gw tanya ke petugas busway nya.
Gw : “Mba, ini ada turun di Sarinah ga?”
Petugas Busway : “Mana ada Mba? Ini mah arah ke Pulogadung.”
Gw : ” :] “

Hujan turun deras. Untungnya busway ada turun di Balai Kota. Mr. Y mengajak gw turun di sana. Dia bilang ntar sampe Balai Kota kita berdua naik bis arah sebaliknya aja ke Sarinah. Ternyata oh ternyata, halte bis nya ga nyambung dong. Udah ga tau gimana mau ke Sarinah lagi. Mr. Y akhirnya mengajak gw naik bis double decker. Lumayan gw senang naik bis double decker. Dan ternyata bis double deckernya ada turun di Sarinah. Yeay kita berdua seneng banget. Lumayan menghemat Rp 7.000 lagi ongkos transport karena naik bus double deckernya gratis hahaha.

20171126_122357

Menerobos hujan kita berdua masuk ke Sarinah, mikir mau makan apa akhirnya jatuh ke KFC. Mr. Y memesan paket yang isinya 2 ayam, 1 nasi, dan 1 aqua botol. Gw sendiri memesan 2 ayam, 1 sup, dan 1 teh panas. Mr. Y ada nambah segelas kopi lagi.

Setelah hujan agak reda dan kita berdua selesai makan di KFC, akhirnya perjalanan berlanjut ke Taman Ismail Marzuki. Rencananya sih mau lihat planetariumnya. Tapi apa daya, begitu sampai di sana, planetariumnya sudah tutup. Ternyata pertunjukan terakhir di hari minggu itu jam 2 siang. Yah dengan sedih kita berdua meratapi kegagalan jalan – jalan ke planetarium. Tapi Mr. Y dengan jiwa bohaynya masih belum merasa kenyang. Matanya terus melirik ke salah satu rumah makan yang menjual soto betawi. Akhirnya kita berdua makan lagi. Lebih tepatnya Mr. Y yang makan, gw nyicip aja.

20171127_132546

Salah satu soto Betawi yang terkenal di Jakarta terletak di Cikini atau lebih tepatnya di kompleks Taman Ismail Marzuki. Kita berdua memesan 1 porsi soto betawi, 1/2 porsi nasi putih (ini Mr. Y yang makan -> penting untuk diketahui), dan 2 gelas teh tawar.

20171126_145539

Begitu pesan, ga lama sotonya datang. Gw nyicip – nyicip sotonya Mr. Y aja. Wow ternyata enak saudara – saudara. Apalagi potongan iso nya itu berasa banget. Kuat banget rasanya. Kata Mr. Y si pecinta jeroan, parunya juga enak karena digoreng dulu. Untuk babatnya gw no comment deh soalnya jumlahnya sedikit saja. Tapi kuah dari soto betawi harus ditambahkan garam dulu karena kurang asin. Jangan lupa tambahkan cabe dan jeruk juga kalau suka.

20171126_145548

1 porsi soto betawi Rp 38.000
1/2 porsi nasi putih Rp 2.000
2 gelas teh tawar Rp 8.000 (Rp 4.000/gelas)
Total = Rp 48.000

Revisit? Yes. Ini enak sih. Mr. Y malah kalau kangen ama ni soto mau digojekin katanya. Banyak juga pesohor yang sudah pernah mampir di rumah makan ini. Ada Presiden Jokowi dan Mantan Gubernur Jakarta, Pak Djarot. Loh kok tahu? Ada fotonya soalnya.

Lanjut lagi setelah makan ternyata hujan ga berhenti dong. Malah rintik – rintik lagi. Gw dan Mr. Y puter otak lagi mau ke mana. Akhirnya pilihan jatuh ke Metropole karena… Gw mau makan pempek. Hahaha~

Sampai di Metropole, gw udah siap memesan pempek, sedangkan Mr. Y dengan malu – malu galau ingin pesan lagi atau ngga. Secara doi abis makan soto betawi satu porsi. Gw habis pesen ke toilet bentar. Ternyata pesanan gw udah dateng dong. Bersama dengan pesanan Mr. Y :]

Pempek Megaria adalah salah satu empek – empek yang terkenal di Cikini. Menurut gw pribadi ya, rasa ikan di pempeknya ga terlalu kuat. Tapi rasanya enak sih. Cukonya rada telalu manis kalo menurut Mr. Y. But still, ini pempek enak. Gw pengen sih dateng untuk makan ni pempek lagi.

IMG-20171127-WA0002

Kita berdua memesan 1 kapal selam, 1 lenggang goreng, 1 adaan, 1 tahu, dan 1 gelas jeruk panas. Herganya OK, ga terlalu mahal. Pempek kapal selam dan lenggang seharga Rp 22.000, sedangkan pempek adaan dan tahu seharga Rp 6.000. Jeruk panas sendiri dihargai Rp 14.000.

20171126_160931

Selain pempek, kita berdua juga memesan seporsi rujak buah. Rujak buahnya enak oi. Buahnya bagus, terutama mangganya. Bumbu kacangnya juga enak. Satu porsi rujak buah seharga Rp 30.000.

Pempek Megaria dan Rujak Buah bisa didapatkan di :
Komplek Bioskop Metropole
Pegangsaan Menteng Kota Jakarta
JL. Pangeran Diponegoro
Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat

Quote of the day :
Our tummy is a blackhole
It have no limit
* lalu terdengar soundtrack lagunya Star Trek

Di Metropole gw sempet ketiduran sementara Mr. Y menghabiskan rujak buah. Cuaca adem, hujan rintik – rintik, cuaca seperti itu membuat Mr. Y feeling blue dan gw ngantuk maksimal. Ga tau harus berbuat apa hujan – hujan begitu, akhirnya kita sepakat pegi ke Happy Puppy, PIK. Tapi di tengah jalan Mr. Y berubah pikiran. Akhirnya kita berdua mampir ke Melly’s, salah satu bar favorit gw di daerah Kebon Sirih. Untung ga dipaksain ke PIK juga sih karena habis itu ternyata ujan lagi lumayan deres.

Untuk di Melly’s ini gw ga bisa kasih review makanannya ya karena gw udah beberapa kali ke sana buat duduk – duduk pesen minuman ama dengerin live music aja bareng Mr. Y. Tapi yang pasti adalah makanan di Melly’s itu murah – murah. Minumannya juga. Padahal tempatnya di JakPus lho. Yang paling gw suka dari tempat ini adalah suasanya. Enak banget bisa menemukan tempat seperti ini di tengah kota Jakarta yang dipenuhi bangunan tinggi dan mall.

20171126_173401

20171126_173430

20171126_173425

20171126_173526

20171126_173545

20171126_173648

20171126_173654

20171126_173517

Melly’s Garden Bar & Resto
Jl. Kb. Sirih Tim. Gg. 1 No.268
Kb. Sirih, Menteng
Jakarta 10340

Gw orang di Melly’s sampai jam 9 malam. Akhirnya pulang deh. Capek tapi happy. Besok – besok mau keliling – keliling Jakarta lagi =)

2 Comments Add yours

  1. amijasmine says:

    Untung nyasarnya ga sampe Pulogadung.

    Like

    1. teaforbreak says:

      Makanya. Untung nyasarnya ga jauh 😂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s