Sekali Lagi – Isyana Sarasvati & Review Critical Eleven

Lagu baru Isyana Sarasvati
Gw suka banget
Gw ulang – ulang terus
Ini lagu dijadikan soundtrack Critical Eleven
Last but not least,
I hope you enjoy this song

hqdefault

Di permukaan perasaan yang dalam
Ingin sekali sebenarnya terucap
Tak diasa lagi hingga tumbuh rasa hati
Dan berakhir jiwa terasa sepi 

Aku tak bisa terus begini
Aku tak bisa mengatakan yang sesungguhnya
Tak bisa menunggu lagi
Pesan ini ku sampaikan sekali lagi
Ku beri kesempatan terakhirmu

Tak diasah lagi hingga tumbuh rasa hati
Dan berakhir jiwa terasa sepi 

Aku tak bisa terus begini
Aku tak bisa mengatakan yang sesungguhnya
Tak bisa menunggu lagi
Pesan ini ku sampaikan sekali lagi
Ku beri kesempatan terakhirmu

Teringat pertama menyentuhmu
Ku tahu tak mudah jalani denganmu
Ku lewati dalamnya lembah hidup
Mendaki ke tujuan si langit biru

Aku tak bisa terus begini
Aku tak bisa mengatakan yang sesungguhnya
Tak bisa menunggu lagi
Pesan ini ku sampaikan sekali lagi
Ku beri kesempatan terakhirmu

 

critical_eleven

Sedikit review mengenai filmnya

Jadi hari Kamis, 11 Mei 2017 kan libur tuh
Akhirnya gw ma Pork Belly alias Renny dan Erlen pegi ke GI buat nonton ni film
Movie marathon ama film King Arthur : The Legend of Sword

Seperti film Reza Rahardian pada umumnya, film ini tentunya bagus ya. Gw selalu salut ama Reza Rahardian, karena kalau ada nama Reza Rahardian, gw bisa yakin film itu pasti bagus. Gw salut atas kemampuan dia memilih naskah film yang akan dia mainkan. Akting Reza dan Ardinia Wirasti OK banget. Gw merasa mendapatkan chemistry diantara mereka berdua sebagai pasangan suami istri. Film ini OK banget ditonton buat mereka yang akan maupun sudah menikah. Bahwa married itu bukan masalah senang – senang doang. Tapi menikah itu artinya for better for worse. Ya gw belum married sih jadi ga bisa ngomong banyak, tapi gw rasa film ini berbicara banyak.

blogger-image-375008951source : google.com

Kalau dibandingkan dengan bukunya, memang ada beberapa perbedaan antara buku dan filmnya. Masing – masing memiliki keunikan tersendiri, masing – masing mempunyai kelebihannya sendiri. Harus gw akui kalau pada beberapa adegan gw merasa sedikit boring tapi masih bisa menikmati film ini sih. Namanya juga film drama yah. Tapi so far film ini bagus dan juga ikut menyemarakkan perfilman Indonesia yang mulai bangkit dari keterpurukan setelah serbuan film lokal horor dan horor semi bokep atau film drama yang dibuat asal – asalan.

Btw syuting film ini di New York. Gw jadi baper pengen ngeliat autumn di sana.

 

 

“Berani menjalin hubungan berarti berani menyerahkan sebagian kendali atas perasaan kita kepada orang lain. Menerima fakta bahwa sebagian dari rasa kita ditentukan oleh orang yang menjadi pasangan kita.”

 

One thought on “Sekali Lagi – Isyana Sarasvati & Review Critical Eleven

  1. Pingback: Movies 2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s