Benedict, Grand Indonesia

Akhirnya kesampaian juga nyicipin makanan di Benedict. Benedict ini salah satu restoran yang berlokasi di East Mall LG Floor, Grand Indonesia yang menyediakan menu breakfast dan brunch. Udah dari kemarin – kemarin gw pengen nyoba makan di sini. Pertama kali datang ga dapet tempat karena ramai sekali. Lalu kedua kali datang ama temen gw, berhasil dong. Itupun gw perginya weekday. Sayangnya, karena udah malem banget juga dan gw abis makan, kita cuma minum teh ama gw pesen Cheesecake Brownie nya. Ketiga kali datang mau makan Strawberry Cake nya. Gagal lagi karena terlalu ramai.

Lalu suatu kali gw mau ngumpul sama Debby dan Regent. Regent kasih usul buat ngumpul di Benedict. Nah akhinya inilah kali keempat gw dateng ke sini. Gw udah booked dari pagi supaya ga kena waiting list.

Sedikit informasi tentang Benedict. Benedict ini satu group ama Union. Pantas aja dari awal gw merasa bahwa desain tempat mereka berbeda namun memberikan atmosfer yang sama dengan restoran Union lainnya ketika gw berada di sana (sotoy mode on). Kedua chef dari Benedict yaitu Fernando Sindu dan Ivan Wibowo memiliki latar belakang yang amazing. Mereka berdua pertama kali bertemu di The Culinary Institute of America. Fernando pernah bekerja di Boqueria Restaurant yang berlokasi di New York, dimana restoran tersebut adalah restoran peraih Michelin Star. Ivan sendiri pernah bekerja di Noma, restoran yang mendapat gelar sebagai restoran nomor satu di dunia. Impressive.

Benedict mengusung tema casual dining. Penataan pencahayaan yang tidak terlalu terang namun terasa nyaman, menjadikan Benedict tempat yang menyenangkan untuk berkumpul dan ngobrol. Pertama kali masuk, kita akan melihat satu meja dengan jejeran homemade jams, pickles, dan sauce yang bisa dibeli pulang. Di sebelah kiri terdapat display cake. Masuk agak ke dalam, dengan suasana yang simple, classy, dan ada sedikit sentuhan vintage di dalamnya langsung membuat gw jatuh cinta dengan tempat ini. Dengan konsep open kitchen, kita bisa melihat kegiatan di dalam dapur. Di dekat area dapurnya juga terdapat mini bar area.

1.Dammann Freres : Soleil Vert

20150801_170901

Yang gw sukai dari Benedict juga adalah mereka mempunyai varian teh dari Dammann Freres. Gw paling suka minum teh. People know that I love tea very much. Maka ga akan gw lewatkan untuk mencoba teh keluaran dari Perancis ini. Sejak pertama kali diajak minum Soleil Vert, gw udah jatuh cinta sama teh ini. Menarik sekali. Gw disarankan untuk mencoba teh tanpa brown sugar, setelah itu coba teh ini dengan menambahkan brown sugar. Tetapi kembali lagi, karena gw ga berani banyak konsumsi gula, gw hanya sekali saja menambahkan brown sugar ke dalam teh yang gw minum.

Hari itu gw memesan Pork Belly Benedict dan Chicken Pesto Salad. Gw ga nyangka ternyata porsinya gede. Akhirnya gw ngerayu temen gw buat bantu gw ngabisin pesanan gw. Sebenernya temen gw udah bilang, pesen satu porsi aja. Dasarnya gw laper mata, gw pesen salad ma egg benedictnya. Ga mungkin gw datang dan melewatkan signature dishesnya mereka kan (padahal gw cuma mau pesen salad aja). Tapi gw ga menyesal sih karena dua – duanya rasanya endeus banget… NGET! NGET! NGET!

2.Pork Belly Benedict

20150801_173758

Gw suka banget ama telurnya. Saat telurnya dibelah dua, kuning telurnya akan meleleh dan bercampur dengan sausnya. Disiapkan dengan sempurna. Di bawah telurnya, terdapat mushroom di sebelah kiri dan crispy pork belly di sebelah kanan. Lalu dibawahnya terdapat fried mac and cheese patty. OMG Heaven on earth banget dah. Gw suka banget dengan egg benedictnya yang meleleh di mulut gw saat dimakan. Satu hal yang gw sedikit sesali adalah crispy pork bellynya ga secrispy namanya. Tapi itu tidak mengurangi kesenangan gw dalam memakan hidangan ini.

3.Chicken Pesto Salad

20150801_173831

Selanjutnya adalah chicken pesto salad. Ini juga enak banget. Walau bumbunya terlihat minimalis, tapi semua bercampur dengan sempurna dan terasa pas serta tidak berlebihan. Favorit gw tentu saja daging ayamnya.

Benedict Jakarta menyuguhkan hidangan yang lezat seperti ekspektasi gw. Sejujurnya ketika membaca menunya pun gw bingung menentukan makanan apa yang akan saya makan. Saat sudah memesan dan memakan hidangan yang disajikan pun, sulit bagi gw untuk menentukan mana yang lebih gw sukai, apakah salad atau egg benedictnya karena kedua hidangan itu sama specialnya.

Revisit? YES!!! Gw masih penasaran sama menu lainnya.

BENEDICT
Grand Indonesia Shopping Town
East Mall LG
Jl. MH Thamrin No. 1
Jakarta
Ph. 021 – 23581238

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s