The Fault In Our Stars

Baru aja kemaren gw menyelesaikan buku ini. Jujur gw lebih suka film daripada bukunya. Hanya saja ada beberapa detail yang ada di buku tapi tidak dimunculkan di filmnya.

Oke, tidak berlama – lama, mari kita sambut review dari The Fault In Our Stars.

TFIOS

Gw ga akan menulis banyak tentang buku ini. Karena buku ini special. Ceritanya membuat gw tersenyum dan sedih di saat yang bersamaan. Bagaimana ketika gw membayangkan Augustus Waters dalam sosok Ansel Elgort (dia benar – benar memerankan Augustus dengan baik. Gw jatuh cinta ma Ansel Elgort).

Gw suka dengan cerita seperti ini. Bahwa di dunia nyata belum tentu semua orang bisa mendapatkan orang yang benar – benar sayang kepadanya membuat gw jatuh cinta dengan Augustus Waters yang bisa menerima keadaan Hazel Grace Lancester. Sayangnya cerita ini tidak berakhir sedih ataupun bahagia. Bahagia ataupun sedih. Apakah cerita ini berakhir bahagia? Jelas tidak. Apakah sedih? Tidak bisa dibilang sangat sedih. Tapi cerita ini berakhir sebagaimana cerita ini harus berakhir.

Bagian terindah dari buku ini adalah saat Augustus mengatakan bahwa dia mencintai Hazel.

“Aku jatuh cinta kepadamu, dan aku tidak mau mengingkari diriku sendiri dari kenikmatan sederhana berkata jujur. Aku jatuh cinta kepadamu ,dan aku tahu bahwa cinta hanyalah teriakan ke dalam kekosongan dan peluapan abadi tak terhindarkan, dan kita semua sudah kembali menjadi debu, dan aku tahu matahari akan menelan satu – satunya bumi yang kita miliki, dan aku jatuh cinta kepadamu.”

How can I not love you, Augustus Waters.

Dan bagian tersedih dari buku ini adalah kata – kata dari Hazel untuk Augustus.

“Tapi Gus, cintaku, tidak bisa kukatakan kepadamu betapa bersyukurnya aku atas ketidakterhinggaan kecil kami. Aku tidak akan mau menukarnya dengan seluruh dunia. Kau telah memberiku ‘selamanya’ didalam hari-hari yang terbatas, dan aku berterima kasih.”

Bahkan sampai sekarang aja gw masih merinding membaca kata – kata ini (saking sedihnya… saking terharunya… Entahlah)

Pesan dari gw, baca bukunya atau tonton filmnya. Terserah yang mana saja, tapi please jangan lewatkan yang satu ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s