Cewek Matre – Alberthiene Endah

Wokeh. 5 menit menuju jam 5 dan semua orang sudah bersiap – siap pulang dan gw masih sibuk menulis di blog.

Habis nulis tentang Perahu Kertas dan Bali, gw baca ulang tulisan – tulisan gw. Pas baca tentang Falling, nyerempet dikit, eh gw ada menulis tentang Dicintai Jo nya Alberthiene Endah. Memang cuma sepintas sih, tapi otak gw jadi mengembara ke mana – mana. Jadi disinilah gw, di depan komputer kantor, bermodalkan internet, mengingat kembali salah satu buku favorit gw dari Alberthiene Endah yang judulnya Cewek Matre.

cewe-matre

Judul: Cewek Matre

Penulis: Alberthiene Endah

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: Oktober 2004 … Punya gw cetakan pertama lhoooooooooooo

Jumlah halaman: 464 hal.

Status: Beli di Gramedia Pandanaran Semarang. Ga pake acara numpang baca segala. Ambil antre bayar baca.

Genre : Romance

Blurb:

Novel kedua serial Lajang Kota yang merupakan chicklit ala Indonesia. Novel pertamanya berjudul Jodoh Monica.

Lola humas radio City Girls FM yang cerdas, cantik, seksi, dan… miskin! Miskin? Yah, tentu saja! Dengan gaji yang seadanya, Lola tidak mampu membeli tas branded, sepatu mahal, gaun mewah, dan jelas tak bisa bersaing dengan teman-temannya yang pulang-pergi belanja di Singapura dan Hong Kong. Bosan berkeluh-kesah, Lola menjalankan taktik baru: jadi cewek matre! Memang itu kan fungsi adanya pria-pria kaya dan mapan di Jakarta ini? Dengan segera Lola bergelimang kebahagiaan. Sepatu dan tas baru, gaun indah, dan perawatan tubuh yang membuatnya tampil semakin kinclong. Tapi semua itu bukannya tanpa harga yang mahal. Hatinya kusut. Otaknya ruwet. Dan saat cinta sejati datang, Lola menangis… cinta dan harta sama-sama merupakan pilihan yang menarik!

Review:

Wow terbit 2004 ya… Sudah 11 tahun berarti gw berkenalan dengan buku ini. Ini adalah salah satu buku favorit gw yang sudah gw baca ampe puluhan kali juga. Terlalu menarik untuk hanya dibaca sekali.

Pertama gw tertarik dengan covernya. Lalu lihat judulnya. Apa ya cewek matre???????? Hahaha. Menarik sekali. Saat itu gw cuman anak cupu dari Semarang. Yang pertama kali nginjak Jakarta juga bingung. Jadi saat baca buku ini, gw membayangkan bagaimana “wah” nya Jakarta. Hahaha.

Buku ini sinopsis nya menarik. Dan gw tentunya tidak pernah menyesal membaca buku ini.

Awal – awal membuka buku ini aja udah diajak heboh duluan dengan kemunculan tokoh utamanya yang bernama Lola, PR Radio ternama di Indonesia. Tapi sayang gaya hidupnya terlalu tinggi sehingga akhir bulan bokek terus. Duh gw banget (bukan.. bukan tentang gaya hidupnya… tapi tentang bokek nya…)

Penulisan Alberthiene Endah yang semangat membuat gw bersemangat juga menyelesaikan buku ini. Memang tidak mudah hidup di Jakarta yang keras ini. Apalagi kalo kehidupan lo itu dilingkungan yang menatap lo atas sampai bawah lalu cuman melengos kalau ga ada Hermes atau minimal Gucci lah di badan lo. Anjrit untung gw ga sampai harus diperlakuken sebegitunya sih. Tapi yah orang – orang kayak gitu kan emang ada.

Ngelirik kanan kiri, eh ngeliat ada yang pake tas keluaran terbaru. Melengos~ Cuman bisa terpana.

Itu awalnya. Tapi setelah gosip after lunch dengan teman – teman di kantor, Lola merasa mendapatkan suntikan semangat kehidupan lagi. Mana kuat bo cuman melengos n terpana. Carilah akal. Lirik buku telepon, eh ada nama – nama yang bisa diincar nih. Bikin list, ajak ketemuan, barang baru ditangan. Asoi banget ga sih. Ada si Anggara. Baik sih, tapi kelewat melankolis. Dan hawa – hawanya mo ngajak nikah mulu. Lola mana mau. Tujuan dia kan dibelanjain doang. Ada si Asikin. Enak banget lah masalah duit ama dia mah. Ngalir lancar sederas Air Terjun Niagara. Tapi mana tahan bo… Tangannya gatel. Dan demen banget ngajakin orang buat check in. Tapi toh Lola luluh juga. Apa daya, uang berbicara. Lola juga berkenalan dengan cowok lainnya yang siap membiayai hidup dia. Dan ketika semua cowok itu berlalu, Lola memilih untuk menjadi selingkuhan Philips, eksekutif muda kaya yang lagi bermasalah dengan istrinya.

Tapi seberapa jauh sih duit dari cowok – cowok yang itu bisa membahagiakan Lola?

Nah itulah sedikit gambaran mengenai buku ini. Ga seru dong kalau gw bocorkan ceritanya.

Novel ini realistis. Mengajak kita melihat benar – benar pada apa yang terjadi dan memang terjadi di sekeliling kita. Pada akhirnya buku ini mengajak kita untuk berpikir, sebegitu jauhkah seseorang harus melangkah demi mendapatkan pengakuan dari sekelilingnya?

Baca ulang? Yes.

Recommended? Absolutely.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s