The 100 – Year – Old Man Who Climbed Out The Window and Dissapeared

22322818

Judul: The 100 – Year – Old Man Who Climbed Out The Window and Dissapeared

Penulis: Jonas Jonasson

Penerbit: Bentang Pustaka

Penerjemah: Marcalais Fransisca

Tahun Terbit: September 2014 (Cetakan ketiga)

Jumlah halaman: 508

Genre : Humor, Historical Fiction

Blurb:

Allan Karlsson hanya punya waktu satu jam sebelum pesta ulang tahunnya yang keseratus dimulai. Wali Kota akan hadir. Pers akan meliput. Seluruh penghuni Rumah Lansia juga ikut merayakannya. Namun ternyata, justru yang berulangtahunlah yang tidak berniat datang ke pesta itu.

Melompat lewat jendela kamarnya, Allan memutuskan untuk kabur. Dimulailah sebuah perjalanan luar biasa yang penuh dengan kegilaan. Siapa sangka, petualangannya itu menjadi pintu yang akan mengungkap kehidupan Allan sebelumnya. Sebuah kehidupan di mana—tanpa terduga—Allan memainkan peran kunci di balik berbagai peristiwa penting pada abad kedua puluh. Membantu menciptakan bom atom, berteman dengan Presiden Amerika dan tiran Rusia, bahkan membuat pemimpin komunis Tiongkok berutang budi padanya! Siapa, sih, Allan sebenarnya?

Review:

Pas baca judulnya gw mikir buku apa sih ini kok judulnya gitu amat. Akhirnya cuman gw lewati aja pas gw nongki – nongki di Gramedia. Sampai suatu hari di Gramedia Grand Indonesia gw memutuskan untuk membeli buku ini. Saat sudah membeli dan buku sudah aman di dalam tas pun gw masih berpikir ini buku apa sih? Nyesel ga ya gw belinya.

Setelah membaca beberapa bab awal, gw menyesal telah sekian lama melewatkan buku ini di Gramedia. Setelah selesai baca gw bisa mengatakan bahwa ini buku keren hahaha. Kalau kalian pecinta cerita seperti film Forest Gump, coba deh baca buku ini.

Sejujurnya bagi saya novel – novel di Gramedia saat ini sesungguhnya sangat membosankan. Jadi sejujurnya gw sudah mulai merasa lelah sebagai pembaca buku. Tapi kemudian ketika membaca buku ini, gw menjadi bersemangat lagi karena menyelesaikan buku ini merupakan sebuah tantangan. Melihat bagaimana sejarah diputar – putar dan saling berhubungan.

1. First impression

Seperti yang gw katakan sebelumnya bahwa buku ini awalnya tidak membuat gw tertarik. Tapi memang melihat penampakan cover versi Indonesia nya itu sangatlah unyu sekali.

FYI, sebenarnya sebelum membeli buku ini saya tertarik pada buku hasil tulisan penulis yang sama tetapi judulnya The Girl Who Saved the King of Sweden. Itupun saya tertarik karena cewek yang diceritakan di buku itu pintar dalam matematika. Gw suka matematika walaupun belum tentu matematika suka ma gw. Pada akhirnya gw memutuskan sebelum mencoba membaca The Girl Who Saved the King of Sweden gw baca dulu aja The 100 – Year – Old Man Who Climbed Out The Window and Dissapeared. Selain itu gw membeli buku ini karena gambar si kakek – kakek yang unyu ini dan gw memang sudah kehabisan bahan bacaan.

Hundraåringen_som_klev_ut_genom_fönstret_och_försvann

Ini versi originalnya. Kalo di Swedia covernya kayak gini nih

2. How did you experience the book?

Lagi seperti yang gw katakan sebelumnya bahwa membaca buku ini bagi gw adalah sebuah tantangan melihat begitu banyak hal yang tidak masuk akal tetapi menarik bahwa sejarah diputarbalikkan sedemikian rupa sehingga saya jadi bingung mana yang sejarah asli mana yang bukan tetapi sekali lagi semuanya dibuat dengan eksekusi yang begitu bagus sehingga saya bisa mengatakan bahwa menyelesaikan membaca buku ini merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi gw karena masih bisa menemukan buku yang menarik seperti ini. Dalam satu buku ini, seorang Allan bisa terkait dengan hidup banyak orang tanpa ia sadari, siapa tahu bahwa kita semua di dunia ini juga seperti itu. Saran gw, jika mau membaca buku ini, nikmati saja semua kekonyolan yang ada. Sekali lagi, ini buku yang menarik.

3. Plot

Alurnya maju mundur tetapi dengan mudah bisa diikuti dengan baik.

4. Main Idea/Theme

Kakek – kakek (ya. Kakek – kakek. Rasanya seseorang berusia 100 tahun sudah kurang pantas dipanggil cowok apalagi koko – koko) berusia 100 tahun (penting karena 90 tahun pun sudah kakek – kakek tapi berusia 100 tahun pastilah lebih kakek – kakek dibandingkan 90 tahun walaupun sesungguhnya 90 ataupun 100 tahun pastilah sama – sama disebut kakek – kakek) yang pada suatu hari di hari ulang tahunnya memutuskan untuk keluar dari jendela panti jompo dan memulai petualangan sekali lagi dalam hidupnya.

5. Quotes

  • “Segala sesuatu berjalan seperti apa adanya, dan apa pun yang akan terjadi, pasti terjadi.”
  • “Balas dendam itu tidak baik. Balas dendam itu seperti politik, satu hal akan diikuti hal lain sehingga yang buruk menjadi lebih buruk dan yang lebih buruk akan menjadi paling buruk.”
  • “Indonesia adalah negara di mana segalanya mungkin.”

6. Ending

Melibatkan Indonesia. Titik itu aja. Baca aja sendiri. Yang pasti happy ending kok. Dan menarik pula.

Recommended? Absolutely.

Btw, buku ini judul aslinya bwt gw sih ribet bgt. Hundraåringen som klev ut genom fönstret och försvann.

Nah ini buku sih katanya udah dibuat film yang porsternya ga kalah unyu dengan bukunya.

100year_2939525d

jadi teringat sama film Up! 🙂 atau Forest Gump yaaaaa

2 Comments Add yours

  1. khusnulia says:

    Runut sekali nulisnya, suka deh dibikin poin-poin githu. Ini buku juga saya sempet pegang-pegang di Gramedia, tapi lupa deh kenapa engga dibeli. Sekarang sedang nunggu pengiriman the Girl Who Saved the King of Swedennya, silahkan mampir kalau senggang 😊

    Like

    1. riccatinara says:

      Makasih ya ud berkunjung ^.^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s